Profil Ulya Siswi SMAN 2 Padang Panjang, Paskibraka Nasional yang Ingin Jadi Polisi

14 hours ago 15

Langgam.id – Ketertarikan Ulya Kireina Halim, siswi SMAN 2 Padang Panjang, terhadap Peraturan Baris Berbaris (PBB) bermula dari kegiatan Pramuka saat ia duduk di bangku SMP.

Puncaknya, Ulya menjadi anggota Paskibraka Nasional yang tergabung dalam Pasukan 17 barisan keenam dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).

Ulya Kireina Halim lahir di Kota Padang Panjang pada 17 Oktober 2009. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.

“Saya tiga bersaudara, satu laki-laki dan dua perempuan. Saya anak bungsu,” katanya kepada Langgam.id, Minggu (23/8/2026).

Ulya merupakan putri pasangan Bobby Halim dan Gustiya Khadrifa. Ibunya berprofesi sebagai bidan, sementara ayahnya bekerja di sektor swasta.

“Kalau ibu saya bidan, sedangkan bapak bekerja swasta,” ujarnya.

Minat Ulya terhadap baris-berbaris mulai tumbuh sejak SMP ketika mengikuti kegiatan Pramuka di sekolah.

“Kalau untuk PBB, saya sudah mulai sejak SMP karena waktu itu ikut pramuka di sekolah,” katanya.

Ketertarikan itu kemudian dilanjutkannya ketika memasuki jenjang SMA. Ulya mengikuti seleksi Paskibraka secara bertahap, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat nasional.

“Seleksinya pertama dari sekolah, kemudian ke kota, provinsi, baru seleksi ke tingkat nasional,” tuturnya.

Pada tingkat Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), sebanyak 86 peserta dari 19 kabupaten dan kota mengikuti seleksi yang berlangsung pada 8-13 Mei 2026. Ulya menjadi salah satu peserta yang berhasil melanjutkan ke tahap nasional.

“Tahapan seleksi tersebut mencakup administrasi, wawasan kebangsaan, kesehatan, PBB dan kesamaptaan,” ujarnya.

Tahap seleksi nasional sempat membuat Ulya gugup. Namun, ia memilih menjadikan perasaan tersebut sebagai dorongan untuk terus mengikuti proses seleksi.

“Sempat gugup, tetapi saya jadikan itu motivasi untuk terus berusaha dan percaya dengan proses,” ujarnya.

Setelah dinyatakan lolos, Ulya bersama anggota Paskibraka dari berbagai daerah menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional selama sekitar 45 hari pada Juli hingga Agustus 2026.

Masa pelatihan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan sebelum menjalankan tugas kenegaraan pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Selama latihan kami banyak belajar disiplin, fisik, mental dan kerja sama dengan teman-teman dari daerah lain,” katanya.

Bagi keluarga, keberhasilan Ulya menjadi anggota Paskibraka Nasional juga memiliki arti tersendiri. Ia merupakan anggota keluarga pertama yang mengikuti Paskibraka.

“Di keluarga saya tidak ada yang mengikuti Paskibraka. Jadi saya berpikir saya bisa menjadi orang pertama dan membawa kebanggaan untuk keluarga,” tuturnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 2 Padang Panjang, Ulya berencana melanjutkan kuliah sekaligus mengejar cita-citanya menjadi anggota Polri.

“Setelah tamat sekolah, saya ingin kuliah dan rencananya ikut seleksi Akpol,” ujarnya.

Pengalaman selama menjadi anggota Paskibraka Nasional juga ingin digunakannya sebagai bekal untuk menjalankan peran setelah kembali ke daerah.

“Setelah pulang, saya ingin menjalankan tanggung jawab sebagai purna dan berbagi pengalaman kepada adik-adik,” katanya. (ICA)

Read Entire Article
Pekerja | | | |