Anggota DPR Dorong Pemko Padang Percepat Pemenuhan Lahan SPAM Palukahan

7 hours ago 7

Langgam.id — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat pemenuhan kebutuhan lahan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan di Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Dorongan tersebut disampaikan Andre saat bertemu dengan Wali Kota Padang Fadly Amran di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (21/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Maria Doeni Isa, sejumlah anggota DPRD Sumbar dan DPRD Kota Padang, Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Padang Didi Aryadi serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Fadelan Fitra Masta.

Andre mengatakan, kebutuhan lahan menjadi salah satu hal penting yang harus segera diselesaikan agar pembangunan SPAM Palukahan dapat segera dieksekusi.

“Pemko Padang dan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sumbar diharapkan terus berkoordinasi secara intensif terkait kebutuhan lahan agar pembangunan ini segera dapat dieksekusi,” kata Andre.

SPAM Palukahan merupakan proyek yang didanai pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai sekitar Rp400 miliar.

Proyek tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas produksi air bersih hingga 500 liter per detik untuk memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.

Andre menyebut SPAM Palukahan juga diproyeksikan menjadi pengganti instalasi Perumda Air Minum Gunung Pangilun yang dinilai sudah tidak optimal.

“SPAM ini akan menyediakan air bersih 500 liter per detik bagi masyarakat Kota Padang sebagai pengganti instalasi Perumda Air Minum Gunung Pangilun yang dinilai sudah tidak optimal,” ujarnya.

Masih Butuh 8.000 Meter Persegi Lahan

Andre menjelaskan, total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan SPAM Palukahan sekitar 13.000 meter persegi. Dari kebutuhan tersebut, sekitar 5.000 meter persegi telah tersedia.

Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 8.000 meter persegi lahan yang harus segera dipenuhi agar pembangunan tidak terkendala.

Wali Kota Padang Fadly Amran memastikan Pemko Padang akan segera menindaklanjuti kebutuhan lahan tersebut.

“Berbagai masukan dan dukungan yang disampaikan Bapak Andre akan segera kita tindaklanjuti, terutama mempercepat penyelesaian kebutuhan lahan SPAM Palukahan agar pembangunan tidak terkendala. Insya Allah, persoalan tanah dan kebutuhan lainnya akan segera kita proses dan finalkan,” kata Fadly.

Menurut Fadly, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara Pemko Padang, pemerintah pusat dan pihak terkait dalam mempercepat pembangunan SPAM Palukahan.

Selain membahas SPAM Palukahan, pertemuan itu juga membahas sejumlah agenda pembangunan lainnya, termasuk pengelolaan sampah melalui TPS-RDF, rencana reboisasi serta dukungan sarana untuk memperkuat pengelolaan sampah di Kota Padang.

Fadly juga menyampaikan kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada 3 Agustus 2026 dan kembali berdampak terhadap sejumlah masyarakat Kota Padang.

“Kami berharap dukungan dan koordinasi dengan pemerintah pusat dapat membantu mengakomodasi kebutuhan penanganan serta penyesuaian program akibat dampak bencana tersebut,” ujarnya.

Fadly menegaskan, percepatan pembangunan SPAM Palukahan menjadi salah satu upaya penting untuk memperkuat ketahanan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Padang di masa mendatang. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |