Langgam.id – Para siswa di Kota Padang kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, Senin (21/9/2026), setelah sebelumnya menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat memburuknya kualitas udara.
Pantauan di SDN 36 Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, menunjukkan siswa telah kembali mengikuti kegiatan di sekolah. Pada hari pertama masuk, para siswa juga mulai menjalani ujian tengah semester.
Kepala SDN 36 Gunung Sarik, Meri Husna, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada hari pertama setelah PJJ berjalan lancar.
“Alhamdulillah pertemuan hari pertama ini berjalan dengan sempurna dan tidak ada yang sakit ataupun izin sehingga proses pelaksanaan ujian tengah semester kali ini berjalan lancar,” ujarnya.
Meri mengatakan, ujian tengah semester di sekolah tersebut berlangsung mulai Senin (21/9/2026) hingga Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, kelancaran proses pembelajaran tatap muka juga tidak terlepas dari dukungan orang tua siswa selama pelaksanaan PJJ sebelumnya.
“Ini juga berkat dukungan dari para orang tua yang memberikan support pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama PJJ kemarin,” katanya.
Meski pembelajaran sudah kembali dilakukan secara tatap muka, pihak sekolah tetap memantau kondisi kualitas udara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi siswa dan guru.
Meri mengatakan, jika kualitas udara kembali memburuk, pihak sekolah akan menginstruksikan siswa dan guru untuk menggunakan masker.
“Kalau udara kembali berubah status, kami selalu menginstruksikan untuk mengenakan masker. Jika tidak ada masker, kami di sekolah biasanya menyediakan masker,” tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang kembali menerapkan pembelajaran tatap muka mulai Senin (21/9/2026), setelah kondisi kualitas udara di Kota Padang dinyatakan kembali berada pada kategori baik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Yopi Krislova mengatakan, pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
“Melihat kondisi udara di Kota Padang sudah baik, proses PBM untuk PAUD, TK, SD dan SMP negeri dan swasta dimulai Senin tanggal 21 September 2026,” kata Yopi, Minggu (20/9/2026).
Sebelumnya, Disdikbud Kota Padang menerapkan PJJ menyusul memburuknya kualitas udara. Berdasarkan surat edaran Disdikbud Kota Padang, satuan pendidikan PAUD dan TK negeri maupun swasta diliburkan sementara.
Sementara itu, siswa SD dan SMP negeri maupun swasta mengikuti pembelajaran dari rumah secara daring.
Kebijakan tersebut diberlakukan selama dua hari, yakni Kamis (17/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026).
Dengan kembali dibukanya sekolah, aktivitas pembelajaran di Kota Padang kini kembali berlangsung secara tatap muka dengan tetap memperhatikan perkembangan kualitas udara. (HER)

















































