SPMB 2026 Dibuka 22 Juni, Daya Tampung SMP di Kota Padang Capai 15.586 Siswa

7 hours ago 69

Langgam.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memastikan daya tampung sekolah menengah pertama (SMP) untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 15.586 siswa. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk menampung lulusan SD dan MI di Kota Padang yang tahun ini tercatat sebanyak 15.239 siswa.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan pelaksanaan SPMB akan dimulai pada 22 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 25 Juni 2026 untuk jenjang SD dan 26 Juni 2026 untuk jenjang SMP.

“Kita buka pendaftaran mulai 22 Juni. Saat ini yang sedang kami lakukan adalah proses kurasi dan verifikasi sertifikat prestasi yang akan digunakan pada jalur prestasi,” kata Yopi, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, seluruh proses pendaftaran SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara berbasis digital. Khusus jenjang SMP, pendaftaran dilakukan secara daring sehingga calon peserta didik dan orang tua dapat mengakses layanan dari mana saja.

Yopi menjelaskan, terdapat empat jalur penerimaan untuk jenjang SMP, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Adapun kuota penerimaan dibagi menjadi 45 persen untuk jalur domisili, 27 persen jalur prestasi, 23 persen jalur afirmasi, dan 5 persen jalur mutasi.

Sementara itu, pada jenjang SD tersedia tiga jalur penerimaan, yaitu domisili, afirmasi, dan mutasi. Kuotanya masing-masing 72 persen untuk jalur domisili, 23 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi.

“Kami berharap orang tua mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dan memilih jalur yang sesuai dengan kondisi masing-masing,” ujarnya.

Data Disdikbud Kota Padang menunjukkan jumlah lulusan SD dan MI tahun ini mencapai 15.239 siswa. Untuk menampung lulusan tersebut, sekolah negeri menyediakan daya tampung sebanyak 11.564 siswa, sedangkan sekolah swasta menyediakan 4.956 kursi.

Dengan demikian, total daya tampung SMP di Kota Padang mencapai 15.586 siswa atau lebih banyak dibandingkan jumlah lulusan SD dan MI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Menurut Yopi, kondisi tersebut menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan kursi sekolah di Kota Padang mencukupi untuk menampung seluruh lulusan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh SMP negeri di Kota Padang memiliki kualitas pendidikan yang baik sehingga masyarakat tidak perlu terpaku pada sekolah tertentu.

“Saat ini tidak ada lagi istilah sekolah favorit. Yang terpenting adalah memilih sekolah sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku. Hasil evaluasi pendidikan menunjukkan kualitas sekolah di Kota Padang semakin merata,” kata Yopi.

Disdikbud Kota Padang optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar. Selain didukung sistem pendaftaran yang semakin baik, pelaksanaan penerimaan murid baru pada tahun sebelumnya juga berlangsung tanpa kendala berarti dan tidak menerima laporan permasalahan dari Ombudsman.

Masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, kuota, dan tata cara pendaftaran melalui laman resmi SPMB Kota Padang maupun layanan bantuan yang telah disediakan Disdikbud Kota Padang. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |