Rekap Bencana, BPBD Laporkan Banjir dan Longsor di Agam-Pasaman Barat

7 hours ago 10

Langgam.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Barat mencatat sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu (25/07/2026). 

Hujan berintensitas tinggi memicu banjir, tanah longsor, jalan amblas hingga pohon tumbang yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Sekretaris BPBD Sumatra Barat, Ilham Wahab, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut. 

Namun, bencana menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam rumah warga, serta mengganggu akses transportasi di sejumlah wilayah.

Seperti di Kabupaten Agam, bencana terjadi di Kecamatan Malalak dan Kecamatan Tanjung Raya. Lokasi terdampak meliputi Nagari Malalak Timur, Nagari Malalak Utara, serta Nagari Sungai Batang.

Banjir menggenangi ruas jalan di Jorong Subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Kondisi itu membuat akses jalan sulit dilalui kendaraan.

Selain itu, sebagian badan jalan di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, mengalami amblas sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Tanah longsor juga menutup ruas Jalan Sigiran-Campago di Nagari Malalak Utara. Material longsor setinggi sekitar 1,5 meter dengan panjang tujuh meter membuat arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup.

Di kawasan yang sama, banjir juga menggenangi jembatan menuju Sigiran dari arah Campago setinggi sekitar 20 sentimeter. Bahu jalan mengalami pengikisan, namun kendaraan masih dapat melintas.

Sementara itu, di Kecamatan Tanjung Raya, jebolnya tanggul Sungai Tumayo menyebabkan banjir menggenangi halaman rumah warga, dan ruas jalan di Jorong Kubu dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.

Banjir juga merendam satu unit rumah warga di Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. 

Selain itu, akses Jalan Jirat yang menghubungkan Jorong Nagari dan Jorong Kubu terputus akibat tergerus banjir.

BPBD Kabupaten Agam telah melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah nagari. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Ilham mengatakan, kondisi banjir di Agam kini telah surut. Cuaca di lokasi kejadian juga dilaporkan sudah reda.

“Pembersihan material longsor telah dikoordinasikan dengan pemerintah nagari dan telah dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat,” kata Ilham.

Di Kabupaten Pasaman Barat, hujan deras memicu banjir, longsor, dan cuaca ekstrem di Kecamatan Talamau serta Kecamatan Kinali.

Banjir merendam empat unit rumah warga di Nagari Kajai. Selain itu, rumah warga di Nagari Kajai Selatan juga terdampak genangan air.

Di Kecamatan Kinali, satu unit rumah di Nagari Bandua Balai tertimpa pohon akibat cuaca ekstrem.

Tanah longsor juga menimbun badan Jalan Simpang Empat-Talu sehingga mengganggu arus lalu lintas. 

“Hingga siang ini, hujan telah reda dan masyatakat tengah melakukan pembersihan secara gotong royong. Dan evakuasi tanah longsor juga telah dilakukan,” katanya. 

Read Entire Article
Pekerja | | | |