Pedagang pujasera mulai buka lapak di lokasi relokasi di lapangan panjat tebing. (Fajar Hadiansyah/Langgam.id)
Langgam.id – Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang, Minggu (21/6/2026), tampak berbeda dibandingkan sebelum pusat olahraga tersebut ditutup untuk persiapan rekonstruksi stadion.
Meski aktivitas olahraga masyarakat tetap berlangsung, omzet jual beli pedagang pujasera yang kini menepati tempat relokasi di lapangan panjat tebing menurun.
Seorang pedagang pujasera yang berjualan nasi soto, Nirawati, mengaku merasakan dampak perpindahan lokasi berjualan.
“Kalau dulu saat CFD di kawasan GOR bisa dapat sekitar Rp400 ribu sampai Rp600 ribu. Sekarang masih sekitar Rp200 ribu sampai Rp300 ribu,” katanya kepada Langgam.id.
Nirawati menilai, turunnya omzet dagangannya kemungkinan disebabkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi baru para pedagang.
Namun, meskipun omzet turun, ia tetap bersyukur karena masih memperoleh pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah setidaknya cukup untuk kebutuhan sehari hari,” ujarnya.
Hal yang sama juga dirasakan pedagang lainnya, Erna. Ia yabg berjualan ketoprak ini, mengaku pendapatannya relatif stabil meski lokasi relokas.
Ia menyebut omzet saat CFD masih berada di kisaran Rp300 ribu, tidak jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.
“Biasanya saat CFD dapat Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Sekarang masih sekitar Rp300 ribuan. Alhamdulillah masih ada yang beli,” ujarnya. (WAN)


















































