LANGGAM.ID– Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat melaporkan tujuh jemaah haji embarkasi Padang masih menjalani perawatan medis di Mekkah. Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Sumbar dan Sumbar telah usai.
Total, jemaah haji yang telah dipulangkan oleh Kanwil Kemenhaj sebanyak 5. 357 jemaah dari 5. 374 yang diberangkatkan ke tanah suci. Kloter terakhir mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (20/6/2026) dini hari.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki mengatakan masih terdapat tujuh jemaah yang menjalani perawatan di Arab Saudi dan akan dipulangkan setelah dinyatakan sehat serta memenuhi syarat untuk terbang.
“Hingga akhir operasional haji tahun ini, tercatat 10 jemaah Embarkasi Padang wafat di Tanah Suci. Kita doakan seluruh jemaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air,” katanya.
Selain itu, Rifki menambahkan seorang jemaah asal Kota Padang, Hizbullah Sulan (78 tahun) dari kloter 14 wafat di Madinah saat menjalani rangkaian ibadah haji.
PPIH Debarkasi Padang menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum dan mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT.
Rifki menjelaskan, dengan sudah sampainya kloter 14 menutup rangkaian panjang operasional haji Embarkasi Padang tahun 2026. Selama musim haji berlangsung, Embarkasi Padang melayani pemberangkatan dan pemulangan ribuan jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu.
Rifki menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan unsur terkait yang telah terlibat dalam penyelenggaraan operasional haji tahun ini. Menurutnya, kelancaran proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak.
“Semoga seluruh jemaah yang telah kembali ke daerah masing-masing memperoleh haji yang mabrur dan mabrurah serta membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Rifki. (fix)


















































