2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi

21 hours ago 15

2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi

Basarnas melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir di Padang. (Baarnas Padang)

Langgam.id- Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan mengevakuasi 2.033 warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Padang Senin (03/08/2026). Curah hujan ekstrem memicu terjadinya banjir di sejumlah titik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang Abdul Malik, mengatakan proses evakuasi difokuskan pada wilayah yang mengalami genangan cukup tinggi. Warga dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan ke posko pengungsian yang telah disiapkan di Ahmad Yani.

“Data sementara warga yang berhasil dievakuasi tim gabungan mencapai 2.033 orang. Kami bekerja bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan di sejumlah lokasi terdampak,” kata Abdul Malik kepada Langgam.id, Selasa (4/8/2026).

Tim mengevakuasi warga terdampak banjir di wilayah Maransi dan Dadok Tunggul Hitam hingga pukul 02.00 WIB. Warga dievakuasi ke area masjid Al- Hidayah di Tunggul Hitam.

Abdul Malik mengatakan kondisi banjir di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah, mulai berangsur surut pada Selasa (4/8/2026) dini hari.

Curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Padang, Sumatra Barat memicu terjadinya banjir di sejumlah titik, Senin (03/08/2026). Berdasarkan data yang diterima, curah hujan di Kota Padang mencapai 297,5 milimeter.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, hujan kategori ekstrem dengan intesitas 297,5 milimeter terpantau di pos hujan Teluk Bayur.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat tiga kecamatan di Kota Padang yang terdampak banjir yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur pada Senin (3/8/2026) sejak pukul 11.00 WIB hingga malam.

Read Entire Article
Pekerja | | | |