RSU Bunda Padang Hadirkan Layanan Bedah Robotik

16 hours ago 11

Langgam.id – RSU Bunda Padang resmi meresmikan perluasan fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus meluncurkan layanan bedah robotik pertama di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026).

Kehadiran teknologi tersebut menjadi tonggak baru dalam pelayanan kesehatan di Ranah Minang dan membuka akses masyarakat terhadap layanan pembedahan modern yang selama ini hanya tersedia di sejumlah rumah sakit besar di Indonesia.

Direktur RSU Bunda Padang, dr. Helgawati, mengatakan pengembangan fasilitas kesehatan yang dilakukan rumah sakit tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung dan pengadaan teknologi mutakhir, tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan tonggak penting dalam sejarah RSU Bunda Padang. Pembangunan fasilitas ini bukan hanya tentang menghadirkan gedung dan teknologi baru, tetapi juga merupakan komitmen nyata kami untuk terus meningkatkan mutu layanan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, RSU Bunda Padang kini memiliki ruang perawatan intensif (ICU) baru dengan kapasitas 12 tempat tidur yang seluruhnya dilengkapi ventilator.

Fasilitas tersebut didukung tenaga medis yang telah dipersiapkan untuk menangani pasien kritis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Kami sudah menyiapkan ruang intensif dengan 12 bed yang seluruhnya dilengkapi ventilator. SDM kami juga sudah siap sehingga pasien-pasien kritis bisa kami tangani di sini,” katanya.

Selain ruang ICU, gedung baru yang mulai dibangun sejak 2025 tersebut juga dilengkapi fasilitas diagnostik modern, kamar operasi berteknologi tinggi yang mendukung layanan bedah robotik, serta ruang rawat inap dengan kapasitas awal 59 tempat tidur.

Ke depan, kapasitas tersebut direncanakan meningkat hingga mendekati 170 tempat tidur seiring tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Helgawati menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan juga dilakukan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, investasi pada tenaga medis menjadi faktor penting dalam mendukung pemanfaatan teknologi kesehatan yang semakin berkembang.

“Investasi terbaik bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada sumber daya manusia. Kami terus memfasilitasi tenaga medis untuk meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Bunda Medik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, menilai sektor kesehatan harus menjadi prioritas pembangunan nasional karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini tidak hanya terkait ketersediaan fasilitas, tetapi juga pemerataan tenaga kesehatan, kualitas layanan, serta pemanfaatan teknologi.

“Kesehatan merupakan salah satu prioritas utama. Tantangan kita bukan hanya jumlah layanan, tetapi juga kualitas dan distribusi dokter maupun tenaga kesehatan sehingga masih terjadi ketimpangan akses pelayanan di berbagai daerah,” katanya.

Ivan menjelaskan bahwa akses terhadap layanan pembedahan modern masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia. Keterbatasan dokter spesialis dan teknologi menyebabkan sebagian masyarakat belum memperoleh layanan kesehatan yang optimal.

Menurutnya, kehadiran teknologi bedah robotik di RSU Bunda Padang menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.

Teknologi tersebut memungkinkan tindakan pembedahan dilakukan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta masa pemulihan yang lebih cepat.

“Teknologi robotik membantu meningkatkan presisi pembedahan sehingga pasien dapat pulih lebih cepat, risiko infeksi lebih rendah, dan kualitas hidup setelah operasi menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa manfaat teknologi kesehatan tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang dikeluarkan, melainkan dari dampaknya terhadap kualitas hidup pasien.

“Kalau dulu pasien mungkin membutuhkan waktu pemulihan hingga berbulan-bulan setelah operasi besar, kini dengan teknologi modern masa pemulihan bisa jauh lebih singkat sehingga pasien dapat kembali beraktivitas lebih cepat,” katanya.

Ivan juga mengungkapkan potensi pengembangan teknologi telerobotic surgery yang memungkinkan dokter melakukan operasi dari lokasi yang berbeda dengan pasien.

Menurutnya, teknologi tersebut berpeluang memperluas akses layanan kesehatan spesialis ke berbagai daerah tanpa dibatasi jarak.

“Bisa saja nanti dokternya berada di Jakarta sementara pasiennya di Padang, atau sebaliknya. Ini membuka akses baru bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari dokter terbaik tanpa dibatasi jarak,” jelasnya.

Meski demikian, Ivan menekankan bahwa pengembangan teknologi kesehatan memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari rumah sakit, organisasi profesi, pemerintah, hingga institusi pendidikan.

“Kemajuan teknologi tidak akan berhasil jika berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menyampaikan apresiasi kepada PT Bunda Medik melalui RSU Bunda Padang atas inovasi yang dihadirkan melalui perluasan fasilitas pelayanan kesehatan dan peluncuran layanan bedah robotik pertama di Sumatera Barat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan PT Bunda Medik melalui RSU Bunda Padang. Hadirnya gedung baru dan layanan bedah robotik ini menjadi kemajuan yang sangat membanggakan bagi Sumatera Barat,” ujarnya.

Arry menilai kehadiran teknologi robotik membawa paradigma baru dalam dunia pelayanan kesehatan. Jika selama ini operasi identik dengan sayatan besar dan masa pemulihan yang panjang, teknologi robotik memungkinkan tindakan medis dilakukan dengan risiko yang lebih kecil dan hasil yang lebih optimal.

“Kita berharap dengan adanya gedung baru dan layanan baru ini masyarakat Sumatera Barat, bahkan masyarakat Sumatera secara umum, dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang semakin modern dengan risiko tindakan yang lebih kecil dibandingkan metode konvensional,” katanya.

Meski mengapresiasi kemajuan teknologi, Arry mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang ramah, penuh empati, dan dilakukan dengan hati tetap menjadi unsur yang tidak tergantikan.

“Kemajuan teknologi jangan sampai mengurangi sisi-sisi pelayanan kemanusiaan. Robot secanggih apa pun tetap membutuhkan sentuhan hati manusia. Pelayanan yang penuh kepedulian dan kasih sayang tetap menjadi hal yang tidak tergantikan,” tegasnya.

Ia berharap RSU Bunda Padang dapat terus berkembang menjadi rumah sakit terdepan dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Harapan kami, dengan hadirnya gedung dan layanan baru ini masyarakat semakin yakin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Sumatera Barat. Rumah sakit bukan hanya menjadi tempat berobat ketika sakit, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menjaga kesehatan agar tetap prima,” pungkasnya. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |