Atlet Sumbar Iqbal Saputra Ikuti Tokyo Marathon 2026, Bidik Perbaikan Catatan Waktu

18 hours ago 12

Langgam.id — Atlet marathon Sumatera Barat, Iqbal Saputra, akan tampil pada ajang bergengsi dunia Tokyo Marathon yang digelar Minggu, 1 Maret 2026, di Tokyo, Jepang. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting bagi Iqbal untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki catatan waktunya di nomor 42,195 kilometer.

Tokyo Marathon merupakan salah satu seri World Marathon Majors yang diikuti pelari-pelari elite dunia. Bagi Iqbal, ajang ini bukan semata soal hasil akhir, melainkan bagian dari proses peningkatan performa menuju target jangka panjang.

Pada penampilan sebelumnya di Sydney Marathon, pelari kelahiran 1999 asal Sawahlunto yang kini membela Kota Padang itu mencatatkan waktu 2 jam 28 menit 08 detik. Catatan tersebut menjadi pijakan untuk menembus waktu yang lebih kompetitif di Tokyo.

“Saya ingin membuktikan diri bisa lebih baik dari catatan waktu di Sydney. Target utama tentu memperbaiki personal best dan menembus waktu yang lebih kompetitif,” ujar Iqbal sebelum keberangkatan.

Ia menyadari persaingan di Tokyo akan sangat ketat. Sejumlah pelari elite dunia dipastikan ambil bagian. Dari Indonesia, turut tampil pelari nasional Agus Prayogo, serta dua atlet dari tim ASICS.

Meski peluang meraih podium terbilang berat, Iqbal menegaskan fokusnya adalah peningkatan performa pribadi. Ajang ini dinilainya sebagai batu uji penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Peluang juara memang berat karena atlet elite dunia pasti mendominasi. Tapi saya fokus pada peningkatan performa sendiri. Ini jadi tolok ukur penting dalam persiapan jangka panjang menuju PON 2028,” katanya.

Iqbal berangkat dengan dukungan sponsor Pocari Sweat dan dikenal sebagai brand ambassador ASICS serta Pocari Sweat. Dukungan tersebut diharapkan menambah motivasi sekaligus menunjang kesiapan bertanding di level internasional.

Pelatih Iqbal, Andri, menilai partisipasi di Tokyo Marathon sebagai langkah strategis dalam pembinaan atlet. Menurut dia, pengalaman tampil di kompetisi kelas dunia sangat penting untuk membangun mental bertanding, mengasah strategi lomba, serta meningkatkan daya tahan menghadapi tekanan persaingan.

“Target realistis kami adalah perbaikan waktu. Kalau bisa mendekati atau bahkan menembus di bawah 2 jam 27 menit, itu sudah progres sangat baik. Ajang ini sekaligus evaluasi program latihan menuju PON 2028,” ujar Andri.

Saat ini Iqbal merupakan atlet binaan Kota Padang dan KONI Sumbar. Ia diharapkan mampu membawa prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Partisipasi di Tokyo menjadi ujian penting bagi pelari spesialis 42,195 kilometer tersebut. Dengan target memperbaiki catatan waktu terbaiknya, hasil di Jepang akan menjadi indikator kesiapan Iqbal menatap agenda olahraga nasional empat tahunan mendatang.

Read Entire Article
Pekerja | | | |