Langgam.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Mentawai akan menjadi tuan rumah untuk lima cabang olahraga (cabor) dalam ajang olahraga terbesar di Ranah Minang tersebut.
Kesiapan itu disampaikan Asisten III Pemkab Kepulauan Mentawai Motisokhi Hura dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bersama KONI Sumbar dan perwakilan lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Mentawai.
Motisokhi mengatakan Pemkab Kepulauan Mentawai telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan Porprov. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2026.
Saat ini, pembahasan APBD-P 2026 masih berlangsung di DPRD Mentawai. Pemkab menargetkan pembahasan rampung pada minggu terakhir Agustus 2026 sebelum diajukan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dievaluasi.
“Kita berharap minggu pertama September ini APBD sudah disahkan dan proses pencairan berjalan. Sehingga persiapan di Mentawai, administrasinya sudah jelas,” kata Motisokhi.
Ia mengatakan Pemkab Mentawai berkomitmen menyelesaikan berbagai kendala yang muncul dalam persiapan Porprov secara bersama-sama. Salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah persoalan transportasi mengingat kondisi geografis Kepulauan Mentawai.
“Walaupun di sana sini banyak kendala, tapi kami rasa ketika kita mengadakan rapat hari ini semua persoalan bisa kita eliminir dengan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengatakan Mentawai menjadi daerah terakhir yang melaksanakan Rakornis sebagai tuan rumah Porprov XVI. Sebelumnya, 11 daerah lainnya telah mengikuti rakornis dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pertandingan.
“Sebelas kabupaten sudah selesai rakor. Kesimpulannya, sebelas siap menjadi tuan rumah,” kata Hamdanus.
Hamdanus memastikan Porprov Sumbar XVI 2026 akan digelar pada 2-14 Oktober 2026. Jadwal tersebut telah ditetapkan Gubernur Sumbar melalui surat edaran dan Surat Keputusan (SK) Gubernur.
“Kalau ditanya kapan, kita pastikan 2-14 Oktober. Sekalipun langit runtuh, tetap 2-14 Oktober itu. Tak ada perubahan,” tegasnya.
Hamdanus mengapresiasi kesiapan Mentawai menjadi tuan rumah Porprov, terlebih di tengah sejumlah daerah yang masih menghadapi keterbatasan untuk menjadi penyelenggara.
Menurutnya, Mentawai menunjukkan komitmen dengan menyatakan kesanggupan menggelar pertandingan untuk lima cabang olahraga.
“Di saat sejumlah daerah daratan sulit menjadi tuan rumah, saat itu Mentawai sanggup lima cabang olahraga. Ini adalah kegembiraan kita,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan Porprov di Mentawai tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan prestasi dan berjalan baik dari sisi administrasi.
“Mudah-mudahan Mentawai sukses dalam menyelenggarakan Porprov, sukses prestasi, serta lancar dalam administrasi,” pungkasnya. (HER)


















































