Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal 

21 hours ago 16

 Basarnas Padang)

Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)

Langgam.id – Tim SAR gabungan menemukan bocah 10 tahun bernama Jestra yang hilang terseret arus muara Simpang Tigo Buayo Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (12/5/2026). 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal setelah tiga pencarian atau sejak dinyatakan hilang pada Minggu (10/5/2026). 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik menyebutkan korban ditemukan sekitar pukul 15.15 WIB.  

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal pada koordinat 1°36’49.90″S-100°38’17.19″T lebih kurang 4.2NM dari LKP,” kata Abdul, Selasa (12/5/2026). 

Korban sudah dievakuasi kerumah duka. Abdul mengatakan, dengan ditemukan korban maka operasi SAR tim gabungan resmi berakhir.

“Unsur-unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing. Kami ucapan terima kasih, operasi SAR,” ucapnya.  

Korban terseret arus saat masyarakat setempat sedang bergotong royong untuk membuka pintu muara di Pantai Buayo Putih. Sekitar pukul 14.00 WIB, korban bersama beberapa rekannya terlihat mandi di sekitar lokasi pintu muara tersebut.

Setelah sempat selesai mandi, korban kembali masuk ke air sekitar pukul 15.30 WIB dengan maksud menjemput pakaiannya yang tertinggal di seberang pantai. 

Namun, saat mencoba menyeberang, korban diduga kuat terseret oleh arus deras di pintu muara yang baru saja dibuka hingga akhirnya tenggelam dan hilang dari pandangan. (*)

Read Entire Article
Pekerja | | | |