BI Sumbar Siapkan Rp2,84 Triliun untuk Kebutuhan Penukaran Uang Jelang Lebaran

15 hours ago 8

Langgam.id — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp2,849 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyediaan tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang resmi diluncurkan, Kamis (19/2/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, M. Abdul Majid Ikram, mengatakan alokasi tahun ini meningkat 8,29 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp2,63 triliun. Kenaikan itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang Hari Raya.

“Permintaan uang tunai biasanya meningkat signifikan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Karena itu, kami memastikan ketersediaan uang dalam jumlah cukup dan kualitas yang baik,” ujarnya saat peluncuran di Gedung Memorabilia BI Muaro, Padang.

Dari total Rp2,849 triliun yang disiapkan, sebesar Rp2,570 triliun dialokasikan untuk kebutuhan perbankan dan Rp278 miliar untuk layanan penukaran kepada masyarakat.

SERAMBI 2026 mengusung tiga fokus utama, yakni penyediaan ULE yang cukup dan berkualitas, kampanye bangga menggunakan uang layak edar dengan pesan “Uang Tidak Harus Baru, yang Penting Nominalnya” disertai edukasi 3D dan 5J, serta penguatan penggunaan aplikasi PINTAR sebagai sarana resmi pemesanan layanan penukaran rupiah.

Peluncuran program turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan pimpinan perbankan se-Sumatera Barat. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian layanan penukaran uang di berbagai titik di wilayah ini.

Bank Indonesia menyiapkan sejumlah lokasi layanan penukaran. Di BI Muaro, layanan dibuka pada 19 Februari dengan kuota 300 penukar. Selanjutnya, layanan hadir di sejumlah masjid di Kota Padang pada 2–12 Maret sebanyak delapan kali dengan kuota 300 penukar per hari.

Layanan juga tersedia di Masjid Raya Sumbar pada 9–13 Maret dengan kuota 1.000 penukar per hari, serta di pasar tradisional se-Sumatera Barat pada 18 Februari hingga 6 Maret sebanyak 10 kali dengan kuota 200 penukar per hari.

Selain itu, BI Sumbar menggandeng perbankan di 19 kabupaten/kota dengan total 100 titik cabang dan 415 kali kegiatan penukaran. Setiap cabang menyediakan kuota 100 penukar per hari.

Seluruh pemesanan layanan penukaran wajib dilakukan melalui aplikasi PINTAR di laman resmi Bank Indonesia. Program ini memprioritaskan layanan penukaran uang pecahan besar ke pecahan kecil. Adapun layanan penukaran uang rusak, cacat, dan uang yang telah dicabut dari peredaran ditutup sementara selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, dan akan kembali dibuka pada 26 Maret 2026.

Bank Indonesia berharap program SERAMBI 2026 dapat memastikan kelancaran transaksi masyarakat selama bulan suci hingga Hari Raya. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan resmi serta melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR guna menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Read Entire Article
Pekerja | | | |