Cegah Pengaruh Negatif, Pemprov Sumbar Siapkan Asrama bagi Siswa SMA

2 hours ago 6

Langgam.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana membangun fasilitas asrama di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) sebagai upaya memperkuat pembinaan karakter generasi muda sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan sosial di kalangan pelajar.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, pembangunan asrama akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan masing-masing sekolah.

Menurut Mahyeldi, keberadaan asrama tidak hanya ditujukan sebagai tempat tinggal siswa, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembinaan karakter dan pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar jam belajar.

“Melalui sistem asrama, kita ingin penguatan intelektual siswa berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Tidak hanya melalui proses pengajaran, tetapi juga penguatan soft skill dan pengasuhan berbasis nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (15/5/2026).

Ia menilai pola pendidikan berasrama penting diterapkan di tengah meningkatnya berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan menyimpang, hingga kecanduan game online.

Menurut dia, lingkungan pendidikan berasrama memungkinkan sekolah melakukan pembinaan yang lebih intensif, baik dalam aspek akademik, kedisiplinan, maupun pembentukan mental dan spiritual siswa.

“Kita ingin generasi muda Sumbar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Selain memperkuat pembinaan karakter, pembangunan asrama juga disiapkan untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari daerah terpencil. Kondisi geografis Sumatera Barat yang berbukit dan memiliki wilayah kepulauan dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi pemerataan pendidikan.

Mahyeldi mengatakan, tidak semua siswa memiliki akses mudah menuju sekolah unggulan atau sekolah dengan fasilitas pendidikan memadai. Karena itu, keberadaan asrama diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu maupun daerah dengan akses transportasi terbatas.

“Kita ingin anak-anak Sumbar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi keluarga,” ujarnya.

Pada tahap awal, program tersebut akan diprioritaskan pada sekolah-sekolah favorit yang memiliki jumlah siswa besar dan berasal dari berbagai kabupaten dan kota.

Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan setiap daerah nantinya memiliki minimal satu sekolah unggulan dengan fasilitas asrama.

“Target awal kita, setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu sekolah favorit dengan fasilitas asrama. Dengan begitu manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, sekolah yang diprioritaskan adalah sekolah yang memiliki kesiapan lahan, dukungan komite sekolah, serta dukungan masyarakat sekitar.

Ke depan, pembangunan asrama juga akan diarahkan ke sekolah-sekolah di wilayah dengan akses pendidikan dan transportasi yang masih terbatas sebagai bagian dari upaya pemerataan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |