Bank Nagari Salurkan BSPS Rp160 Miliar untuk 8.000 Rumah di Sumbar

19 hours ago 13

Bank Nagari Salurkan BSPS Rp160 Miliar untuk 8.000 Rumah di Sumbar

Kantor pusat Bank Nagari. (Foto: dok. Humas)

Langgam.id — Bank Nagari kembali dipercaya pemerintah sebagai bank penyalur dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026. Program ini menyasar 8.000 unit rumah dengan total nilai mencapai Rp160 miliar di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Penyaluran BSPS tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik di wilayah perkotaan, perdesaan, maupun kawasan pesisir, sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian layak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan perjanjian antara Bank Nagari dengan Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Barat serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III. Kegiatan berlangsung di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda No. 21 Padang, Rabu (8/4/2026) malam.

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, mengatakan penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah sekaligus wujud sinergi antara perbankan daerah dan pemerintah dalam mendukung program perumahan nasional.

“Program ini tidak hanya sekadar penyaluran dana bantuan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat nilai gotong royong,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, keterlibatan Bank Nagari dalam program BSPS sejalan dengan peran bank pembangunan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Nagari selama ini aktif mendukung berbagai program strategis, termasuk pembiayaan sektor usaha mikro dan program pemulihan ekonomi daerah. Pada 2026, misalnya, Bank Nagari juga dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pagu mencapai Rp1,5 triliun untuk memperkuat sektor UMKM di Sumatera Barat.

Dengan penyaluran BSPS ini, diharapkan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki hunian layak, sekaligus mempercepat pengentasan kawasan rumah tidak layak huni di Sumatera Barat.

Read Entire Article
Pekerja | | | |