Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan

11 hours ago 7

Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Apel gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M di Mako Satpol PP Kota Padang. [foto: Diskominfo Padang]

Langgam.id – Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat memimpin apel gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M di Mako Satpol PP Kota Padang, Jumat (13/2/2026).

Maigus menyoroti adanya modus pelanggaran pada penginapan yang menggunakan label “syariah” namun praktiknya tidak sesuai aturan.

“Visi Kota Padang berlandaskan agama dan budaya. Kita akan awasi terus, termasuk tempat hiburan malam yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut,” tegas Maigus dalam apel gabungan yang diikuti jajaran Satpol Kota Padang, Satgas, seluruh pihak pimpinan kecamatan, serta Dubalang dari kecamatan se-Kota Padang.

Maigus menambahkan bahwa untuk mendukung efektivitas pengawasan, Pemko Padang telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Di antaranya penerbitan Surat Edaran (SE) untuk pengaturan jam operasional hotel, tempat hiburan, serta larangan petasan akan segera disosialisasikan sebelum memasuki bulan puasa.

Selain itu, terang Maigus, personel di lapangan juga dibekali perangkat radio komunikasi khusus untuk mempercepat koordinasi lintas kecamatan jika ditemukan gangguan keamanan yang memerlukan dukungan cepat.

“Pemko akan bertindak tegas terhadap anggota Dubalang atau Satgas yang tidak disiplin. Para koordinator diminta memberikan laporan kinerja yang transparan di wilayah masing-masing,” bebernya.

Maigus mengatakan bahwa selain pengawasan tempat usaha, Pemko Padang juga memberikan perhatian pada tradisi balimau atau mandi keramas massal yang kerap dilakukan warga menjelang Ramadan.

Petugas akan dikerahkan di titik-titik pemandian untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air dan memastikan ketertiban di lokasi keramaian.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk bekerja secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun kepada masyarakat.

“Kita ingin komunikasi lintas kecamatan berjalan baik. Momentum Ramadan ini harus menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Padang,” ujar Maigus. (*)

Read Entire Article
Pekerja | | | |