Orang Tua Korban Dugaan Pemukulan Kombes Teddy Tolak Damai: Anak Saya Dianiaya!

3 hours ago 7

 Anak Saya Dianiaya!

Bil Irzano (tengah), korban dugaan pemukulan Kombes Teddy bersama ibunya (kiri) saat diwawancarai wartawan. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Keluarga korban dugaan pemukulan yang dilakukan Dirreskrimum Polda Sumatra Barat (Sumbar) Kombes Pol Teddy Fanani, menolak untuk berdamai. Insiden ini terjadi saat cekcok di jalan dipicu persoalan salip kendaraan.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban bernama Bil Irzano, petugas arsip pada Dinas Perpustakaan Kota Padang.

Ibu korban, Susi Suzzana, mengaku Teddy dan Kabid Humas Polda Sumbar beserta Ketua PWI Sumbar sempat mendatangi kediamannya pada Sabtu (8/8/2026). Mereka meminta kasus diselesaikan secara kekeluargaan.

Kata Susi, ia tetap menyerahkan penanganan perkara secara adil dan laporannya ditindaklanjuti.

“Kami ingin kasus ini jalan sesuai aturannya, dan saya belum bisa menerima anak saya dianiaya. Maka harap saya prosesnya berjalan dengan baik dan adil,” ujarnya, Minggu (9/8/2026).

Kasus ini telah dilaporak ke Bidpropam dan SPKT Polda Sumbar. Susi menyebutkan, ia bakal mempersiapkan pendamping hukum untuk membantu anaknya menghadapi proses pemeriksaan.

“Rencananya kami akan melakukan pendampingan hukum. Kami tidak hanya laporkan Teddy, tapi juga ajudan dan anggotanya yang terlibat dalam kejadian” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa anaknya telah menjalani visum usai kejadka. Hasil visum dijadwalkan akan keluar pada Senin (10/8/2026).

Sebelumnya, korban menjelaskan persoalan cekcok berujung dugaan pemukulan bermula ketika menyalip kendaraan. Saat kejadian, korban sudah meminta maaf.

Namun, korban dihampiri hingga terjadi dugaan pemukilan. Dari kejadian tersebut, kacamata korban bahkan patah. (WAN)

Read Entire Article
Pekerja | | | |