Langgam.id – Laga panas babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal melawan Spanyol akan tersaji pada Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Laga yang berlangsung itu akan dimainkan di Stadion Dallas Amerika Serikat.
Pertandingan bertajuk Iberian Derby itu diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.
Menjelang pertandingan tersebut, Manajer Tim Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menjagokan Portugal keluar sebagai pemenang. Bahkan, ia optimistis Selecao das Quinas mampu melangkah hingga menjadi juara Piala Dunia 2026.
“Saya menjagokan Portugal menjadi juara Piala Dunia 2026. Mereka memiliki kombinasi pemain senior dan pemain muda yang sangat berkualitas,” kata Levi, sapaan akrab Braditi Moulevey, Senin (6/7/2026).
Levi menilai, Portugal memiliki kapasitas untuk melangkah hingga partai puncak, bahkan mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Karena baginya, skuad asuhan Roberto Martinez itu, memiliki perpaduan ideal antara pengalaman dan regenerasi.
Salah satunya, hadirnya Cristiano Ronaldo sebagai sosok pemimpin di ruang ganti, berpadu dengan kualitas pemain-pemain seperti Bruno Fernandes, Rafael Leao, Vitinha, Joao Neves hingga Goncalo Ramos menjadi modal besar bagi Selecao das Quinas untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
“Pengalaman Ronaldo tetap penting, sementara pemain-pemain muda mereka semakin matang dan mampu menjadi pembeda,” ujarnya.
Sementara itu, Portugal melaju ke fase ini setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor 2-1 melalui pertandingan yang berlangsung dramatis.
Di sisi lain, Spanyol tampil lebih meyakinkan usai mengalahkan Austria 3-0 dan bahkan belum kebobolan sepanjang turnamen, hingga menjelang pertandingan ini.
Meski banyak pengamat menempatkan Spanyol, sebagai favorit berkat performa yang lebih konsisten, Braditi Moulevey tetap percaya diri Portugal mampu memberikan kejutan.
“Sepak bola bukan hanya soal statistik. Portugal punya mental bertanding yang kuat. Pada pertandingan besar, pengalaman sering menjadi faktor penentu. Saya optimistis Portugal bisa melewati Spanyol dan terus melangkah hingga menjadi juara dunia,” ungkapnya.
Laga Portugal melawan Spanyol juga mempertemukan dua generasi berbeda. Di satu sisi terdapat Cristiano Ronaldo yang masih menjadi ikon sepak bola Portugal, sementara Spanyol mengandalkan generasi baru dengan permainan kolektif yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik sepanjang turnamen.
Banyak pihak menilai Spanyol unggul dari sisi performa, tetapi Portugal tetap memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Secara historis, duel Portugal melawan Spanyol selalu berlangsung sengit. Rivalitas kedua negara itu, kerap menghadirkan pertandingan dengan tensi tinggi, baik di ajang Piala Dunia maupun kompetisi internasional lainnya. Karena itu, pertandingan kali ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
“Prediksi skor 2-1 untuk Portugal,” katanya.
Levi berharap pertandingan berlangsung sportif dan menyajikan kualitas sepak bola terbaik. Namun, di ia tetap yakin Portugal akan keluar sebagai pemenang.
“Pilihan saya tetap Portugal Juara Dunia. Saya percaya mereka memiliki kesempatan besar untuk mengangkat trofi apabila mampu melewati laga berat melawan Spanyol,” tuturnya. (WAN)

















































